Staycation Asyik di Ibis Budget Surabaya Airport

ibis-badget-juanda-1

Staycation di hotel bandara? Sure, why not!

Meski nggak sedang transit atau menunggu penerbangan yang delayed, kita boleh banget, kok, menginap di hotel bandara. Emang seru gitu? Iyes. Seru banget! Apalagi jika menginapnya bersama keluarga. Nggak percaya? Cobain sendiri, deh.

Sebenarnya nggak sengaja juga, sih, saya staycation di hotel bandara. Jadi gini ceritanya. Beberapa waktu lalu, keluarga besar saya merencanakan liburan ke luar kota. Menyambut personel baru di keluarga kita gitulah. Ya, adik laki-laki saya kan baru saja menikah dan kita ingin lebih dekat, dong, dengan si adik ipar yang cantiknya seperti bintang film Bollywood itu. *uhuk*

So, kita susunlah rencana pergi bersama di luar Surabaya, mulai Gresik, Pandaan, Batu, dan sekitarnya. Namun semua rencana itu mentah karena jadwal yang tidak pas. Jadinya, rencana tinggal rencana. Maklum, adik-adik saya semuanya bekerja dan buat menyamakan jadwal itu susah banget. Ya udah, deh, kita nggak lagi mikirin soal liburan bareng ini. Saya kira bakalan batal karena tidak adanya kata mufakat soal waktu, hehehe… BHAY!

Tapi, secara tiba-tiba, nggak ada hujan nggak ada angin, adik bungsu saya kirim WA. Dia usul, gimana kalau kita staycation di Bandara Juanda Surabaya aja? And I was like, “What? Are you kidding me? Ngapain juga nginep-nginep di bandara gitu. Emang nunggu pesawat? Nggak, ah.” 

Tentu saja yang dimaksud adik saya bukan benar-benar bermalam di bandara, melainkan menginap di hotel yang berada di Terminal 1 Bandara Juanda Surabaya. Nama hotelnya, mungkin sudah banyak yang tahu, Ibis Budget Surabaya Airport. Letaknya di antara resto-resto di terminal 1 Juanda Airport, seperti A&W dan Dunkin’ Donuts.

ibis-badget-juanda-33

Saya browsing sana-sini dulu sebelum menyetujui usulan staycation di Ibis Budget Surabaya Airport ini. Dan setelah klak-klik-klak-klik, akhirnya saya bilang “I do” dan yang lainnya ternyata juga begitu. Yeay, akhirnya kita menemukan kata mufakat! LOL.

Kita memesan tiga kamar, dua standard room yang semuanya menghadap ke runway (jadi kita bisa lihat pesawat wira-wiri take off dan landing dari balik jendela kamar) dan satu bunk bed room yang sayangnya tidak menghadap ke runway melainkan ke arah luar bandara.

Kita memesan bunk bed alias tempat tidur tingkat karena kita staycation bersama anak-anak. Dan anak-anak saya ini tipikal gampang bosan dan bete pakai banget. Kalau nggak ada sesuatu yang menarik hati mereka, alamat staycation kita bakal kurang nyaman. Berhubung di rumah nggak ada bunk bed, saya punya feeling anak-anak bakal senang menikmatinya. Pasti ini akan jadi pengalaman baru bagi mereka. Maaf kalau saya sedikit norak, ya. LOL.

Awalnya saya sempat ragu karena view jendela untuk bunk bed room bukan runway, hiks. Khawatir anak-anak bosan. Tapi akhirnya saya memutuskan ya sudahlah, biarin aja. Toh kalau anak-anak nanti pengin lihat pesawat sliweran bisa main ke kamar anggota keluarga yang lain. Sip, case closed.

Voila, waktu yang dinanti-nantikan pun tiba. Kita capcus ke bandara buat check-in di Ibis Budget Surabaya Airport, pukul 14.30 WIB. Sebenarnya check-in sudah bisa dilakukan sejak pukul 14.00 (seperti hotel pada umumnya-lah). Tapi karena satu dan lain hal, kita agak telat, nih. Hehe…

Untuk menuju Ibis Budget Surabaya Airport, kita tentu saja harus berada di Terminal 1 Bandara Juanda. Dari jauh sudah langsung kelihatan, kok, eskalator dan tangga manual yang cukup tinggi di mana di atas tangga dan eskalator itu ada sebuah tempat dengan logo bantal biru bertuliskan Ibis Budget Hotel.

Terserah Anda mau ke atas via tangga manual atau eskalator. Tapi perlu diperhatikan, anak tangganya buanyak banget. Kalau kita, sih, ehm… pilih naik eskalator ajalah, soalnya ngos-ngosan juga kayaknya kalau naik tangga, hehe…

Oya, untuk menemukan hotel ini gampang banget. Di depan tangga, tepatnya persis di depan air mancur Terminal 1 Bandara, ada kotak gede buat foto-fotoan dengan logo Ibis Budget Surabaya Airport, lho. Jadi, nggak perlu khawatir bingung di mana letak hotel ini, ya.

img-20161211-wa0032

Setelah menyusuri anak tangga atau eskalator, kita sampai juga di Ibis Budget Surabaya Airport. Eits, santai, Masbro dan Mbaksis, karena kita harus melewati metal detector dulu. Saya pribadi senang dengan pemeriksaan seperti ini karena itu berarti pihak hotel peduli pada kenyamanan dan keamanan tamu-tamunya. Bukan begitu, yes?

Ibis-badget-juanda (30).jpg

Done screening, kita boleh melenggang ke dalam hotel. Dan begitu masuk ke lobi, saya sudah feeling bakalan betah karena suasananya homey banget. Apalagi anak-anak kelihatan hepi meski hotelnya tergolong imut-imut, hehe…  Rasa nyaman ini sepertinya dipengaruhi oleh desain dan interior yang minimalis namun artistik dan colorful. Setidaknya hal ini terlihat di lobi dan lounge hotel yang berada tepat setelah pintu masuk.

Warna-warnanya cerah ceria berwarna-warni euy, meski semua-muanya serba minimalis. Meja respsionisnya sangat mini. Tepat di  sisi kiri resepsionis adalah restoran, tempat kita menikmati hidangan buffet saat sarapan. Tapi sekali lagi, meski serba minimalis, desainnya unik, sehingga kita merasa fine-fine aja, tuh.

Hanya sedikit keluhan, nih, kebetulan pada saat saya check-in prosesnya agak lama. Mungkin kamarnya belum siap atau bagaimana, saya kurang tahu. Tapi hal itu sama sekali nggak menyurutkan kegembiraan saya dan keluarga. Sambil menunggu kunci kamar, kita toh bisa lihat-lihat sekeliling lobi dan hotel yang cozy.

Ibis-badget-juanda (25).jpg

Ibis-badget-juanda (19).jpg

Ibis-badget-juanda (24).jpg

Ibis-badget-juanda (22).jpg

Ibis-badget-juanda (29).jpg

Ibis-badget-juanda (26).jpg

Ibis-badget-juanda (28).jpg

Ibis-badget-juanda (27).jpg

Ibis-badget-juanda (21).jpg

Ibis-badget-juanda (23).jpg

Setelah kunci kamar diterima, kita langsung menuju kamar, dong. Ya iyalah, memangnya mau ke mana? Hahaha…

Kita menyusuri lorong-lorong di mana banyak gambar unik dengan caption menarik bertengger manis di dinding.Sayang, saya lupa ambil foto, hehe…

Ibis-badget-juanda (17).jpg

Ibis-badget-juanda (18).jpg

Begitu masuk kamar, ups… saya sempat terkejut. Mini banget! Buat lalu-lalang kita, dua orang dewasa dengan dua orang anak, cukup sempit. Kudu mepet-mepetan. LOL. Tapi, lagi-lagi, nggak ada alasan buat nggak hepi. Apalagi anak-anak saya, yang biasanya bosanan, senang bukan main begitu melihat bunk bed. Persis seperti dugaan saya. Yeay!

ibis-badget-juanda-2

Naik turun tangga bunk bed adalah hal pertama yang mereka lakukan. Jadinya, baru juga masuk kamar, sudah berantakan aja spreinya, hehehe… Nggak apalah, bisa dibereskan kemudian, yang penting mereka nyaman dulu.

Si sulung dan si tengah nggak henti-hentinya tertawa riang sambil bolak-balik ke atas dan ke bawah. Naik turun cantik gitu, deh. Dan mereka juga berebutan ingin tidur di atas. Tapi setelah mereka berdiskusi kecil-kecilan ala anak-anak, disepakati yang menempati tempat tidur di atas adalah si sulung. Ahay!

img-20161210-wa0101

img-20161210-wa0184

Setelah puas bereksperimen dengan tempat tidur tingkat mereka, anak-anak minta diajak melihat pesawat terbang. So, cus-lah kita ke kamar yang lain, standard room dengan view runway. Kamar standard ini sebenarnya sama dengan bun bed room. Bedanya ya tempat tidurnya biasa, nggak tingkat. Kebetulan kita pilih bed tipe Queen size. Cukuplah buat dua orang.

img_20161210_154919

Anak-anak senang banget lihat pesawat terbang mondar-mandir. Jelas dan dekat banget, lho. Cukup lama mereka nempel di jendela demi melihat pesawat take off dan landing.

Soal ruangan, seperti saya tulis di atas, memang tergolong kecil. Begitu membuka pintu, dengan menempelkan kunci kamar yang berupa kartu, persis di sebelah kiri adalah toilet. Ukurannya mini buanget. Saking mininya, tidak ada kunci untuk toilet karena ketika ada orang di dalam, kita nggak bisa membukanya. Lha wong tertahan oleh kaki orang yang di dalam, hehe…

Meski kecil, tapi toilet duduk di kamar hotel Ibis Budget Surabaya Airport ini bersih dan wangi. Tombol flush ada di belakang atas kloset. Dan seperti toilet kering pada umumnya, disediakan pula kertas gulung.

Persis di samping toilet, namun agak menjorok ke dalam, ada ruang kecil untuk mandi. Karena tempatnya cukup mungil, tentu nggak cukuplah buat bathtub. Jadi hanya ada shower dengan air panas-dingin. Meski imut, saya suka banget desain kamar mandi ini. Simpel tapi elegan. Sumpah. Ruangan shower ini dikelilingi kaca ekstra tebal yang tidak terlihat dari luar. Ya paling cuma kelihatan siluetnya aja.

Dan persis di depan kamar mandi, ada wastafel yang sekaligus sebagai partisi antara ruang tidur dan ruang basah-basahan (kamar mandi dan toilet). Desain wastafelnya unik banget, saya suka. Di atas wastafel ada kaca memanjang yang jika kita tekan tombolnya maka lampu kaca menyala.Dan persis di balik wastafel ada meja rias supermini dengan kursi kecil yang unik.

Setiap kamar hotel dilengkapi televisi (saya tidak mengamati berapa inch-nya), AC manual, dua botol air mineral, beberapa gantungan baju (hanger) dan wi-fi. Wi-finya kenceng banget, lho.

Dan so pasti, ada jatah buffet breakfast untuk dua orang setiap kamar. Dua anak kecil juga dapat free breakfast, lho.

Soal breakfast, saya maklumlah kalau pilihannya terbatas. Namanya juga budget hotel, tentu menunya juga simpel. Ketika saya dan keluarga menginap, pilihan sarapan yang tersedia di resto adalah ayam bumbu kecap, bihun goreng, oseng tauge-tahu, bubur ayam, kerupuk udang, sereal, roti tawar dengan meises dan selai yang siap dipanggang, dan beberapa varian roti unyil. Untuk minumnya, tersedia air mineral, infused water, jus, kopi, dan teh.

Meski pilihannya tidak terlalu banyak, bagi saya rasa makanannya nggak mengecewakan, kok. Yummy malah. Hanya saja, piring saji kerap kosong sehingga kita harus menunggu hingga piring saji kembali terisi atau dengan aktif menanyakan kepada staf untuk mengisi kembali piring saji yang kosong.

img_20161211_115854

img_20161211_115836

ibis-badget-juanda-9

ibis-badget-juanda-14

All-focus

ibis-badget-juanda-10

ibis-badget-juanda-6

ibis-badget-juanda-7

ibis-badget-juanda-8

Pokoknya, staycation di Ibis Budget Surabaya Airport ini seru banget, deh. Selain homey, hotel ini juga Instagrammable, lho. Bahkan, di dekat pintu masuk ada kotak Instagram raksasa buat kita foto-fotoan.

Buat Anda yang sedang mencari alternatif berlibur asyik bersama keluarga dengan budget minim, Ibis Budget Surabaya Airport layak masuk dalam daftar Anda. Toh apapun dan di manapun asal bersama keluarga tentu menyenangkan, bukan?

Seperti diungkapkan aktor Prancis keturunan Spanyol, Jean Reno,

I’m a minimalist. I don’t really need much to enjoy a good holiday – just my family and the bare essentials.

Indeed. I couldn’t agree with you more!

Advertisements

6 thoughts on “Staycation Asyik di Ibis Budget Surabaya Airport

    • Iya Mba, sekali-sekali staycation anti mainstream, hehe…
      Betul, tmpt tidur tingkatnya cocok buat anak-anak. Anak-anakku hepi bgt naik turun. Hihihi… Norak ya? 😉
      Thx for reading ya Mba…

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s