Blogger Itu Pinter

blogging

Ehm, ehm… naga-naganya ada yang lagi narsis, nih. Semacam butuh pengakuan. Ditulis besar-besar di judul pula. Ngapunten, mohon maaf, saya memang lagi ingin narsis, tapi dikit aja, kok. Boleh, ya, please…

Oke, blogger itu pinter (baca: cerdas). Saya percaya tidak semua sepakat, tapi setidaknya itu pendapat subjektif saya. Continue reading

Advertisements

‘Berdamai’ dengan Badut

clown

Sejak kecil, saya tidak suka badut. Saya takut. Berbeda dari kebanyakan anak kecil yang senang dan bahkan berlomba-lomba bersalaman atau berfoto bersama sosok di balik kostum dan masker tersebut, saya memilih menjauh, menghindar, kalau perlu sembunyi.

Dalam pikiran saya, badut sama sekali bukan sosok lucu, apalagi menghibur. Justru kesannya creepy creepy gimana, gitu. Besar, perut gendut, hidung bulat tebal seperti tetot-tetot, bertopeng atau ber-makeup super tebal, sudah gitu bergoyang-goyang sambil dadah-dadah pula. Phew!  Continue reading

I Judge A Book by Its Cover, Literally!

Sebuah idiom berbahasa Inggris mengatakan, “Don’t judge a book by its cover.”    Tapi maaf, I judge a book by its cover, literally!

books

Mungkin ada yang tidak sepakat, namun buat saya, buku dengan desain atau ilustrasi cover menarik biasanya sanggup meluluhlantakkan hati saya yang berujung dengan langsung membeli buku tersebut.

Agak-agak lebay gimana gitu, ya. Memang, sih. Lha wong kadang saya suka bingung sendiri, kok bisa langsung memutuskan membeli buku dengan sampul memikat tanpa pikir panjang? Kadang bahkan tanpa membaca sinopsis di belakangnya. Continue reading

Sudah Cukupkah Bekal Kita?

Kullu nafsin dzaa iqatul maut.

Setiap yang bernyawa pasti mati. Pasti. Tak satu pun makhluk dapat lolos dari jeratan maut. Semua. Siapa pun itu. Tua-muda, kaya-miskin, cakep-biasa-biasa saja, lelaki-perempuan, pada gilirannya semua akan berpulang kepada-Nya, Sang Maha Pencipta. Hanya soal waktu.

lanskap

Kapankah giliran kita? Wallahu a’lam bishawab. Jodoh, rezeki, maut, semua hak prerogatif Allah, Sang Mahakuasa. Tak seorang manusia pun dapat menjawabnya.

Di tengah pertanyaan tentang kapan garis finish kita tiba, pernahkah terpikir sudah siapkah kita menuju ke “sana?” Saya pernah, dan bahkan sering. Continue reading

Menantang Diri Sendiri

laptop

Salah satu motivator saya untuk kembali ngeblog adalah si emak kece, cerdas, bernas, dan trengginas pemilik blog http://bukanbocahbiasa.com/Dia memang bukan bocah biasa, melainkan emak-emak luar biasa.

Saat ini, dia sedang berjuang menghadapi tantangan dari Liga Blogger Indonesia 2015. Saya angkat topi, eh kibaskan hijab ding,  untuk emak satu ini. Nggak gampang, lho, bisa konsisten nulis “bergizi” hampir setiap hari, apalagi di tengah kesibukan domestik mengurus rumah dan anak. Continue reading

Lidah Kucing Kesukaan Ibu

LK-original   foto diambil dari sini.

Sebenarnya saya tidak yakin menulis sepenggal kisah ini. Kisah yang ada kaitannya dengan almarhumah ibu saya. Saya khawatir tidak dapat menyelesaikan tulisan ini karena tak sanggup membendung air mata  –hal yang selalu terjadi setiap kali saya membuka kembali memori indah saya bersama wanita yang telah mempertaruhkan nyawa saat melahirkan saya. Tapi baiklah, saya akan mencoba mengalahkan keraguan itu.

Saya ingat betul, ibu adalah penyuka kue kering: lidah kucing, nastar, kaastengel, putri salju, sagu keju, dan kawan-kawannya. Continue reading